Selasa, 22 September 2009

FARIDZ dan tanpa kata TIDAK

terlihat jelas dari uraian, saya lahir di hari senin malam itu cukup tampak membius pusat saraf dan rongga badan, arogan bisa termasuk kriteria yang tepat pada darah daging ini. melihat separuh dari kehidupan era "SOEHARTO" lahir di sebuah rumah bidan yang cukup kurang ternama di bogor tepat pukul 09.00 pagi hari, ringisan sang bunda (ALM.EA.DJULAEHA MANDYMOR) menahan nyeri atas segala yang telah kulakukan di dalam sana, yang tak tahan ingin menghirup udara panasnya bogor pagi itu, di liat di sisilain tahun 1989 ini aku menjerit kulihat bunda tersenyum dengan tetesan air mata keringt yang entah seperti mandi saja melihat dan mencium kening ku, aku tak tau saat itu aku hidup atau kembali padanya di simpan di sebuah kotak bayi kecil suhu kira kira 60 derajat mungkin. . . . saat itu tanggal 02 oktober sedang ada perlombaan saat aku lahir, ingin lari saja rupanya. sekilas untaian biografi sang "AROGANT"FARIDZ MAULANA MUHAMMAD". sampai saat ini tetap menjungjung HAPUS KATA TIDAK DI MUKA BUMI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar